Daily Devotion – Alive & Transformed
Yoh 12:1 Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal
Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati.
Peristiwa ini terjadi sekitar seminggu sebelum Yesus disalibkan. Jadi sudah
sangat dekat sekali dengan kematianNya. Di pasal 11 kita membaca bahwa orang yahudi sepakat
untuk membunuh Yesus agar peristiwa kebangkitan Lazarus berhenti viral. Yesus
tahu ada kesepakatan mereka untuk membunuh DIA, tetapi justru Yesus malah balik
ke Betania, ini menunjukkan bahwa YESUS tidak menghindari kematian, karena
justru untuk itulah DIA datang.
Yesus tahu waktuNya sudah dekat, dan DIA datang ke Betania, dengan
kemauannya sendiri meski ada kematian mengancam DIA. Ini berbicara mengenai
keselamatan itu memang sudah direncanakan Allah, dan Yesus sendiri wiiling
untuk menyerahkan hidupnya bagi kita sekalian. Peristiwa Abraham hendak
mempersembahkan Isak sebagai korban bagi Tuhan adalah gambaran tentang kemauan
sang Anak yang rela menyerahkan dirinya untuk dikorbankan. Kita tidak melihat
Isak, Sang anak Tunggal berontak saat dia diikat, dia tahu bahwa dia akan
dikorbankan. Usia Isak saat itu bukan kanak-kanak, karena dia sanggup memikul
kayu korban bakaran. Jadi usianya paling gak sudah remaja, mungkin 15 tahun…yang
dengan kata lain, Isak dapat saja kabur saat bapaknya hendak mengikat dia,
tetapi Isak rela menyerahkan dirinya. Kej 22:9 Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham
mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu,
dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.
Isak menjadi gambaran Yesus yang rela menyerahkan diriNya untuk
menjadi korban sembelihan, Yesus bisa saja menghindari Betania dan pergi
mengembara ke lain tempat diluar Israel, tetapi itu bukan misi Nya. Dia datang
untuk menyerahkan hidupnya sebagai korban sembelihan penebus dosa, agar kita
semua diselamatkan. Iman kekristenan dibangun atas dasar YESUS mati bagi kita
untuk menebus dosa-dosa kita.
Kenapa Yesus malah pergi ke Betania Padahal disana banyak orang sepakat
untuk menolak Yesus ? Yesus ingin meluangkan waktuNya untuk bersama dengan
ketiga sahabatNya sebelum penyalibanNya. Dia ingin spend time dengan orang yang
Dia kasihi. Tuhan ingin spend time untuk saudara dan saya, Yesus ingin spend
time di waktu pagi atau petang, atau siang, atau malam dengan saudara, karena
DIA mengasihi saudara. Yesus tidak melakukan mujizat lagi di Betania, Dia hanya
sediakan quality time dengan ketiga sahabatnya.
12:2 Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedang salah
seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus.
Yesus lagi banyak kerjaan, lagi sibuk, tetapi DIA menyempatkan diri
untuk bersekutu dengan ketiga sahabatNya ini dalam bentuk perjamuan, atau makan
bersama. Apa yang dibicarakan, Alkitab tidak menjelaskan, tapi yang pasti bukan
bicara harga saham naik turun, atau gossip terkini.
Yesus menyukai persekutuan, DIA mau meluangkan waktu untuk bersekutu.
Allah kita adalah Allah yang personal, yang mau meluangkan waktu untuk
fellowship dengan manusia. Lihatlah, waktu Adam dan Hawa di taman Eden,
bukankah Tuhan biasa mengajak berjalan bersama-sama di taman tersebut, saat
hari sejuk? Bayangkan Allah yang Mahakuasa mau turun tahta untuk jalan
bersama-sama dengan manusia hanya untuk fellowship. Asyik kan memiliki Allah
yang gak jaim, yang hanya berada nun jauh disana, yang kalau mau ketemu rasanya
berbelit-belit dan banyak protocol ini itu…harus lakukan ini itu..Allah kita
gak begitu, Allah kita sangat personal, sangat mengenal siapa kita. Sewaktu zaman
Tabernakel Musa, alasan Tuhan menaruh tabut perjanjian di tengah perkemahan
Israel, adalah untuk menyediakan waktu tinggal diantara umatNya.
Hanya sayang, kadang manusia terlalu sibuk atau terlalu menyibukkan diri
sehingga tidak ada waktu untuk bersekutu dengan Tuhan, kalaupun ada, waktu yang diberikan adalah waktu dimana
dia sudah capek, lelah, letih, sehingga fellowship dengan Tuhan, sambil ngantuk
dan terkesan kurang interest.
Ungkapan kerinduan Yesus tertulis saat DIA meratapi Yerusalem : Matius
23:37
"Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan
melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu
mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di
bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.
Sediakan waktu untuk Tuhan, DIA rindu untuk fellowship dengan saudara.
Didalam doamu, didalam penyembahanmu, maupun didalam merenungkan kitab Suci.
DIA ada disana !
Haleluya !
Have a blessed day !
No comments:
Post a Comment