side bar

Showing posts with label obrolan santai. Show all posts
Showing posts with label obrolan santai. Show all posts

Tuesday, November 2, 2021

Saudara dalam kesusahan

 Pelajaran kitab Wahyu -09

Wah 1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.

Tidak banyak orang yang mau tetap bersama saudara, saat saudara sedang dalam kesusahan. Teman dikala suka sangatlah banyak, tetapi teman dikala susah, sangatlah jarang. Berapa banyak sahabat yang tetap bersama saudara meski saudara sedang berada dalam kesusahan?

Kisah perumpamaan anak terhilang, saat dia sedang berkelimpahan, banyaklah kawan-kawannya, tetapi saat dia terpuruk dalam kesusahan, tidak ada satupun yng datang menolongnya.

Yohanes menyebut dirinya itu saudara dan sekutu dalam kesusahan. Saat umat Tuhan sedang berada dalam penganiayaan, Yohanes meng-encourage mereka, memberikan semangat, serta dorongan untuk tetap bertahan dan tetap memegang teguh kasih kepada Tuhan.


Seorang sahabat sejati bila melihat sahabatnya dalam kesusahan tidka menghindar atau menjauh, tetapi segera memberikan pertolongan; bila tidak mampu menolong secara materi, ia memberikan jalan keluar dengan nasihatnya yang bijak. Ia bisa menjadi saudara ketika sahabatnya berada dalam kesukaran, bukannya malah memutuskan persahabatan itu 

Ayub memiliki tiga sahabat sejati, saat dia sedang berada dalam kesusahan, ketiga sahabatnya bersama dengan Ayub,  mereka ber-empati atas kejadian yang dialami Ayub. 

Ayub 2:11 Ketika ketiga sahabat Ayub mendengar kabar tentang segala malapetaka yang menimpa dia, maka datanglah mereka dari tempatnya masing-masing, yakni: Elifas, orang Teman, dan Bildad, orang Suah, serta Zofar, orang Naama. Mereka bersepakat untuk mengucapkan belasungkawa kepadanya dan menghibur dia.

2:12 Ketika mereka memandang dari jauh, mereka tidak mengenalnya lagi. Lalu menangislah mereka dengan suara nyaring. Mereka mengoyak jubahnya, dan menaburkan debu di kepala terhadap langit.

2:13 Lalu mereka duduk bersama-sama dia di tanah selama tujuh hari tujuh malam. Seorangpun tidak mengucapkan sepatah kata kepadanya, karena mereka melihat, bahwa sangat berat penderitaannya.pathy bersama Ayub dalam abu.

Saat saudaramu sedang berada didalam kesusahan bagaimana reaksimu?

Have a blessed day !

 

Thursday, September 10, 2020

Et Tu Brute ?

Kalimat itu sangat terkenal dalam novel besutan William Shakespeare, mengenai Julius Caesar.  Itu menceritakan tentang pengkhianatan sahabat dekatnya Julius, Brutus.

Cerita singkatnya gini ya..Julius Caesar itu seorang penguasa Roma yang terkenal pada zaman dahulu kala, dia memimpin dengan cara yang dictator, dia sukses, tetapi ada beberapa senator kerajaan Roma yang tidak setuju dengan gaya dan tindakan dia, lantas mereka merencanakan untuk menggulingkan pemerintahan Julius ini.

Mereka mengadakan konspirasi, didalamnya juga ikut, Brutus, sahabat dekat Caesar. Perencanaan pembunuhan sudah disusun dengan rapi dan matang, pembunuhan akan dilakukan saat Caesar akan pergi memimpin rapat senat.

Saat Caesar berjalan memasuki ruangan, setelah menyampaikan pidato singkatnya, kemudian salah seorang senator berusaha untuk membunuhnya, dan menusuk pisau di lehernya, diikuti oleh beberapa Senator lainnya.

Dengan belumuran darah, Caesar berlari keluar ruangan ingin meminta pertolongan, dia melihat sahabat karibnya, Brutus ada didepan, dia berlari ke arahnya untuk meminta pertolongan, tetapi  yang terjadi justru sesuatu yang tidak dia duga, Brutus menusukan pisau nya dan mengakhiri nafas Caesar, sebelum meninggal Caesar berkata: Et Tu Brute? (kamu juga Brutus?).

Between Birds of Prey #18 - Et Tu, Brute? A Tribute to Julius Caesar

Kalimatnya berisikan, kecewa, penasaran, sedih, kamu kan sahabatku, kok tega? Aku gak nyangka…

Kalimat Et Tu Brute, menjadi semacam kiasan tentang kisah pengkhiatanan, atau sesuatu hal yang tidak kita duga orang akan berbuat demikian terhadap kita. 

Dalam hidup ini bradder en sista..kita bisa berteman dengan siapa saja, bisa curhat dengan siapa saja, tetapi hati-hati tidak semua teman itu bisa dipercaya. Ini bukan bearti kita curigesien (curigaan) sama siapa saja…bukan itu maksudnya, bisa-bisa kita gak punya teman.

Tuhan Yesus ngajarin kita, jangan memberikan mutiara kepada babi, apa sih artinya? Kok sadis banget dilambangkan dengan babi? Artinya, jangan memberikan sesuatu yang berharga kepada orang yang gak tepat, karena nanti bisa berbalik merugikanmu. Lantas dari mana kita tahu orang ini tepat atau gak..? nah ini sulitnya, karena kita pikir nih orang kayaknya bisa dipercaya, eh..ternyata mulutnya oblag, mangap…cerita sini sana….kalo sodara pernah ngalamin kejedut kayak gini, ya udah..anggaplah pengalaman, anggap saja, variasi dalam kehidupan.

Saya pernah mengalami kejadian seperti itu….

Kejadiannya udah lama banget, kayaknya sekitar tahun 2002 an, waktu itu Ay lagi punya jabatan penting nih, kepala sekolah Alkitab di Bekasi (dimana sih itu? di Indonesia). Ada satu rombongan mission trip dari Singapore, mereka mau mengisi pelayanan di gereja tempat ay melayani. Rombongannya cukup banyak sekitar 30 orang, anak-anak muda.

Namanya anak-anak muda, ada saja hal-hal yang gak pas dengan kebiasaan dan budaya setempat. Misalkan saja, pakaian rok mini, atau cewek pakai celana pendek, duduk angkat kaki, dan lain lain.  Apalagi gereja tempat ay melayani itu termasuk yang ketat dengan cara berpakaian, dan banyak pantangan ini itu.

Dalam pelayanan,  rombongan ini gak ada masalah, mereka memberkati sekali dengan pelayanannya. Hanya masalah budaya dan kebiasaan saja, tapi itu kami maklumi karena anak-anak muda, plus lagi datang dari negara lain. Jadi gak ada masalah sama ay dan gereja ay juga..

Beberapa minggu kemudian, ada teman ay orang singapore, boleh dibilang mentor ay selama sekolah di Singapore, seorang pendeta juga, dia mau mimpin satu rombongan anak muda ke Bekasi. Dia tanya ini itu, apa saja yang harus dipersiapkan.

Saya ceritakan bahwa belum lama ini ada juga rombongan mission trip dari Singapore, anak-anak muda, ada beberapa hal yang kurang pantas dilakukan, saya tulis di email…blabbla..bla…(waktu itu belum ada WA ya cyinn…jadi masih email-emailan…).

Eh….inikan obrolan santai…pake bahasa gaul aja yaa..

Maksud gw ceritain itu, bukan ngegossipin rombongan yang udah lewat itu. Cuma ngasih contoh aja, supaya temen gw ini kalo dateng bawa rombongan nanti jangan repeat kesalahan yang sama. Itu aja…sih..!

Ehhh…apa yang terjadi coba…??

Teman gw alias mentor gw itu..forward email dari gw ke pemimpin rombongan itu !! gile kan..??!! Apa maksud dia forward email gw…? darimana ay tau dia forward…? Lanjut ceritanya…

Beberapa minggu kemudian, pemimpin rombongan, katakanlah Ps.X, dia datang lagi untuk ngajar di sekolah alkitab. Pas hari terakhir dia ngajar, dia ajak ay ketemuan. Pembicaraannya cukup serius..

Dia nanya, waktu beberapa bulan lalu rombongan dia datang, ada masalah gak? Gw gak ngerti maksud pertanyaannya…gw bilang gak ada masalah..semuanya baik2 saja, pelayanan rombongan kamu sangat memberkati gereja kami.

Dia tatap mata gw, beneran..? gak ada masalah apa-apa..? atau mungkin ada kesalahan kami gitu..?

Gw rada bingung juga…apa maksudnya…seehh…? Bener…semuanya ok koq…rombongan kamu bagus pelayanannya…

Dia desek gw lagi…..coba elo pikir-pikir…apa ada kesalahan rombongan gw ama gereja elo….?

Gw geleng-geleng kepala…semuanya ok aja…(tetep gak ngerti maksud arah pertanyaannya…)

Lantas…dia keluarkan selembar kertas….dia bilang: ini email dari elo kan…??!!!!

Ya ampun prennsss….gw kaget setengah mati…kayak kesamber petir…!! Gw lihat itu emang email dari gw yg gw kirim ke mentor gw itu…!!! dan gw liat…mentor gw itu forward langsung ke Ps.X itu…!!

Bisa dibayangin perubahan muka gw saat itu, pucat, merah, biru, kuning, ….ya siapa yang gak kaget…kalo ngalamin kejadian kayak gitu…!!

Gw berusaha tenang, meski jujur saat itu gw malu ama dia, kesel, jengkel, kecewa,  ama teman gw itu. kayaknya waktu itu gw ngarep Tuhan segera datang…!

Gw bilang ama dia, gw gak ada maksud untuk kritik rombongan kamu, tujuan gw tulis itu, bukan bahas rombongan kamu, hanya gw pakai contoh untuk rombongan yang akan datang.

By the way, Ps. X itu  mantan polisi, Ex. pengawal presiden Singapore, jadi kalian bisa kira-kira, orangnya kayak gimana.

Ps. X serius natap gw tajam : gw akan lebih appreciate elo kalao elo bilang langsung ama gw tentang kekurangan rombongan gw…gak perlu elo cerita ke orang lain !!

Lahhhh….??

Jujur gw gak bermaksud untuk gossipin rombongan dia. Cuma ngambil contoh aja, lagipula gw pikir ini bukan sesuatu yang tabu atau yang privacy banget. Cuma ya sudah…namanya salah dimata dia…ya sudah..gw minta maaf…

Untung itu hari terakhir dia ngajar, kalo itu hari pertama, gw gak bisa bayangin gimana kagoknya gw terjemahin dia.

Setelah Ps. X pulang ke Singapore. Gw kirim email ke teman gw, gw tegor, intinya gini: elo kok forward email gw…? gw kan tujuannya buat kebaikan rombongan elo…?

Eh dia bilang: gw forward biar ps. X bisa evaluasi.

Helllooo….?? Ya biar gimana elo gak pantes forward email gitu tanpa sepengetahuan gw lagi. masalah evaluasi itu urusan gw sama ps.X. yang gw pikir, kalo dia datang lagi bawa rombongan, gw bisa evaluasi disitu. Atau dengan bahasa halus, gw gak bahas masalah yang lama, tapi gw kasih tahu hal-hal yang sebaiknya dihindari.

Eniwei, hubungan gw ama ps.X bubar…!! Gw sama mentor gw juga jadi dingin…

Tapi herannya si mentor itu gak berasa….dia gak merasa salah, dia gak merasa menyudutkan gw dalam posisi yang serba salah…kesel kan..?

Pas ketemu gw beberapa bulan berikutnya, dia biasa saja…padahal mah gw udah gedeg banget…(istilah betawi)…gw pikir apa dia autis, atau punya dua kepribadian…??

Dari sini gw dapet pelajaran, informasi apapun juga yang akan disampaikan sebaiknya diseleksi, dipilah-pilah,  jangan sampe terjadi miskomunikasi, bisa saja orang yg nerima dengan enteng, sekali klik,  forward WA, email, atau sms kita ke orang yang kita bicarakan, habislah riwayatmu kalau itu terjadi !!

 

Thursday, July 2, 2020

Lengkuas atau Galangal


Hidup di luarnegri memiliki banyak pengalaman yang menarik, unik, kadang menjengkelkan, kadang juga menggelikan. Berikut pengalaman gue belanja di pasar becek alias pasar tradisional.

Gue suka banget memasak, selain hemat, juga seru en fun. suatu kali gue membutuhkan Lengkuas sebagai salah satu bahan masakan. Biasanya gue membeli Lengkuas di Geylang serai, satu pasar di Singapore dimana banyak menjual barang-barang produksi Indonesia, Malaysia, segala apa saja, bisa kita dapatkan disana.

Cuma jalan kesana, rada jauh dari kantor gue, jadi gue pikir beli di pasar tradisional deket kantor aja. 

Gue berpikir apa si penjual di pasar ngerti ya...kalau gue sebut, lengkuas..? kalau di Geylang Serai pasti mereka ngerti, karena yang jual kebanyakan orang Melayu. tapi di pasar deket kantor ini, kebanyakan yg jual encim-encim sama encek-encek, belum tentu mereka ngerti.

o..gue inget, nama lain dari Lengkuas, adalah Galangal (English). 

Khasiat Lengkuas Untuk Kesihatan Lelaki | Jiwa Sihat

Gue deketin satu gerai sayur dimana biasa gue beli, yg jual encim-encim, dia  bisa bahasa inggris sekedarnya, kebanyakan ngomong bahasa mandarin. 

"do you have Galangal?" kata gue

Si encim nya, mengeryitkan dahinya: Galangal…? Kayaknya dia kagak paham maksud gue

Yes, Galangal… gue tegesin lagi, kalao gue bilang Blue Ginger (Lengkuas), belum tentu dia ngerti, jadi gue tetap ngomong Galangal aja.

Lantas si encim itu nunjuk, jahe…”this one..?”

No…No… kata gue

Lalu si encim, keluarin sereh…: this one ??

Gue : No…aunty….Galangal….for tomyam…blue ginger..

Si encim keluarin lagi dari bawah mejanya, dia keluarin bangkuang : this one…?

Gue : No… (kok bangkuang sehhh…emangnya tomyam pake bangkuang…?)

Encim : This one…?

Gue : No…

Gue sempet putus asa juga, kayaknya tuh encim gak jual kali ya…gue pikir ya udah gue pindah ke gerai yang lain aja …

Lalu dia keluarkan sesuatu dari bawah mejanya lagi, dan ternyata itu lengkuas…

Encim : This one…?

Gue : Yes…yes…

Encim : OO….Lengkuas….this is lengkuas….

Gue : ???? Uppsss... 

Yoloooo….ternyata encim itu ngerti itu namanya Lengkuas….susah payah gue ngejelasin, dari tadi aja gue bilang lengkuas…




Chicken pox…O …Chicken Pox…. part 3

Obrolan Santai

Rabu, 26 Nov 2008
6.30 AM

Pagi yang indah sekaleee….jadi inget lagu Koes Plus. Burung berkicau serta sang Mentari mulai nyembul di permukaan, gw buka jendela, n gw bisa feel desiran angin…o..segernya…thank God, its a new day !! its gonna be a good day for me..!

IT'S A NEW DAY! – michealspencer

Gw berkaca, bukan nanyain ke si Mirror, who is the most handsome in the world. Gw pasrah deh…udah semua tubuh gw di jelajahi ama Varicella, mau apa lagi. Sekarang udah kena ke kaki, untung ketutupan ama bulu kaki, jadi ngak terlalu mengerikan. Mungkin abis dari kaki, nanti mau nyerang sandal jepit gw, silahkan aja, mbak, ambil semuanya mbak Cella. Tapi udahlah masa bodo aja, semakin dipikirin semakin ge er virusnya.

Yang dibadan udah banyak yang mau mengering, sehubungan dengan menipisnya lotion yang dari dokter, jadi gw gak bisa pake kayak pake handbody lotion lagi, gw perlu totol totol lagi, hasilnya ? badan gw kayak orang Aborigin, totol-totol putih-putih…!!! Gw ambil photo dulu akh…kenang-kenangan kencan ama mbak Varicella.

Chicken pox …O..chicken pox…. once is more than enough …

Gw ngak keluar rumah, karena gw masak sendiri, gw masak cah sawi asin. Lumayan enak juga. Hari ini menunya masak sayur-sayuran semuanya, ceritanya gw hari ini mau jadi mahluk herbivora.

Sambil nyetel lagu tembang kenangan tahun 70-80, gw cuci sprei, gara-gara Suster Varicella ini gw rajin banget cuci sprei ama handuk. Dua hari sekali gw cuci sprei, selimut, handuk.  Gw pake air panas, biar virusnya kelojotan.

Siangnya, gw baca buku rohani yang ada di rumah, kalo bosen gw buka email. Iseng-iseng browsing, gw cari cara membuat kimchi, terinspirasi. Akhirnya gw pergi ke supermarket di dekat rumah. Gw beli sawi cina, gw buat kimchie.
Gw ikutin cara-cara yang ada di internet. Eh…ternyata berhasil, persis banget…Cuma waktu gw rasain...kok kaga enak? ..akhirnya gw buang…sabar…kegagalan itu tandanya anda belum berhasil…ya..iya..atuh..!! eh..maksudnya..kegagalan itu tandanya anda harus mencoba lagi….ngak lah..yauw..!! capek..!

Kamis, 27 Nov
Kepala gw rada-rada gatel banget, ketombe ama cacar air campur jadi satu. Gw perlu keramas. Habis keramas..rasanya lega banget…seger banget…
Mulai bosen banget, bolak-balik browsing internet, sumpek juga. Akhirnya, gw cuci hordeng, selimut, keset kaki, pokoke gw bersih-bersih, sekalian gw siap-siap senin mau pulang ke endonesah raya...
Bintik-bintik merah mulai berkurang, mulai banyak yang mengering, di badan, di muka, maupun di punggung. O..praise the Lord !

Jumat, 29 Nov 2008
Horeee…!! Udah kering…!!!
Setelah 4 hari penuh penderitaan, berangsur-angsur  bintik-bintik merahnya mulai mengering.  Ada yang hilang sama sekali, seperti ngak ada masalah apa-apa. Ada juga yang meninggalkan bekas, ada beberapa yang masih menghitam. Ya..anggap aja hitung-hitung tambahan tahi lalat. Alih-alih mirip Keanu Reaves, malah gw jadi lebih mirip Rano Karno. Bedanya kalo Rano Karno tahi lalatnya di bawah dagu, kalo gw dideket hidung  (itu mah gak mirip tauk).

Mbak Varicella…rasanya sudah saatnya kita putuskan pertemanan ini sampai disini saja ya…jangan pernah datang lagi dalam hidupku…!! Bye bye…sayonara….au revoir….!!!



Wednesday, July 1, 2020

Chicken Pox...O... Chicken Pox.... part 2

Obrolan Santai

Senin, 24 Nov 2008

Gw bangun seperti biasa jam 5.30 pagi, astagafirulloh…!!  gw kaget, kemarin sore yang di dada, bintiknya sudah mo ngering, gw udah sms Ganda – bilang gw uda sembuh-, tetapi sekarang malah meluas  ke muka. Yang lebih mengerikannya, di muka, bentol-bentolnya campur nanah, ..hihhyyy…gw itung cuma ada 5, mudah-mudahan sore ini meletus…dor…! makin lama makin dikit. Tetapi tante Varicella ini ternyata penganut paham semangat juang 45, mati satu tumbuh seribu…!


Gw ngak berani itung lagi, di muka, di dada, di punggung, di tangan. Sambil berkaca gw bertanya dalam hati, apa gw sebenernya reinkarnasi alien atawa sudah menjelma jadi alien? Bentolnya ada banyak banget…kalo hari pertama, gw cuma pake satu jari It-Yang-Cie aja ngolesinnya, karna jaraknya masih jauh-jauh. Tapi setelah menyebar ke seluruh tubuh, ya…langsung aja  disapu bersih kayak pake handbody ke seluruh badan. 

Gw bayangkan gimana muka gw ya, setelah badai ini reda? apakah noda hitamnya akan hilang ? ataukah wajah gw berubah rupa, mungkin..jadi lebih ganteng... Who knows…ya..??

Meski gw udah laku alias udah merid, tapi kalo wajah jadi hancur kayak gini, ya gw gak rela.  Gw kepikiran paling ngak musti treatment wajah nih, entah manicure, pedicure, mandi rempah, luluran, diungkep, face spa, hair spa, de el el.  Pokoke misi gw nanti kalo pulang ke indo, gw treatment dulu.

Kupikir pikir….Kejam nian dikau, Varicella…tidak kau luputkan satupun jua…setelah anakku yang pertama, lalu yang kedua, sekarang aku lagi, tapi..ya mungkin penggenapan janji nikah untuk sama-sama menderita, jadilah kami sekeluarga senasib sependeritaan, daku bentol, dikaupun bentol, daku gatal-gatal, dikaupun gatal-gatal. hadeuhhh....

Gw telpon bini gw, gw sendu-senduin nada gw biar  worry dia. Eh..berhasil, bini gw panic…horree..!!  Gw bilang : Makanya, Yang, kalau suami pulang, jangan di jadikan Oshin donk, itukan bentuk KDRT yang dilarang ama Komnasham. Harus sering-sering di elus-elus donk, dimanjain gitchu....

Selasa, 26 Nov 2008

Penasaran ama penyakit chicken pox ini, maka gw lakukan surfing di internet, kayak mahasiswa yang lagi ujian akhir aja, gw banyak baca artikel mengenai cacar air. Gw pelajari gejala, penyebab, akibat, serta pencegahannya. Dianjurkan untuk lebih konsumsi buah-buahan segar, berwarna merah, plus sayuran hijau serta konsumsi air yang banyak.

Pada dasarnya penyakit ini tidak ada obatnya, melainkan membiarkan sistim tubuh yang memberikan perlawanan sendiri. Sesuai dengan anjuran di internet, gw juga beli buah-buahan dalam bentuk juice. Jadi selama 2 hari ini gw minum juice, alhasil, menolong sih..khususnya dalam BAB, smooth banget, kayak lewat jalan toll tanpa hambatan..!! gawat…!! Varicellanya ngak pergi, Mr. Diarrhea malah datang…!

Ngeliat penampilan gw kayak begini, rasanya gw juga mikir kalo keluar rumah, apalagi orang Singapore kan, rada-rada parno banget ama yang namanya penyakit menular. Kalo ada orang batuk aja, pasti disekitarnya menyingkir ketakutan, apalagi ini muka gw bentol-bentol plus ada nanahnya lagi…oo…seram…!!

Tapi gw musti beli makanan keluar, gw cari topi yang agak besaran yang bisa tutupin muka gw, bukan gw malu, tapi supaya gw ngak ditolak ama orang. Kalo ada jilbab mungkin gw bisa pake jilbab yang keliatan matanya aja, gitu...

Gw beli secepatnya apa yang gw butuhkan, sambil nunduk-nunduk...supaya gak keliatan wajah gw, ngak pernah dalam sejarah hidup gw belanja secepat ini, kalo bini gw tau kayaknya dia seneng banget, maklum bini gw tahu kebiasaan jelek gw, kalo belanja ngak bisa sebentar, karna gw senang banget browsing barang-barang di supermarket meski kagak  beli. 

Selama dua hari di rumah terus menerus, gw merasa kayak anak perawan yang lagi dipingit ama bokapnya karena dipaksa kawin. Hiks…hiks…sampe kapankah ini berakhir..?? gw bayangin kalo Varicella ada didepan gw, pasti gw jitakin abis-abisan..

Daripada gw cari mengapa..dan mengapa…ya..selama dua hari ini gw lebih banyak berdzikir. Cuma ngak ada tasbehnya aja sih. Untung gw bawa gambus eh..gitar .. Ya..jadi gw berdzikir sambil main gitar lor… lumayan juga, gw jadi tambah lagi tuh…perbendaharaan lagunya. Sambil gw berdzikir, gw buka file hidup gw, ada yang masih belum di delete, gw bereskan saat itu. Mungkin gw masih punya dendam kesumat, gw delete..deletin semuanya. Mungkin gw ada kesalahan ini itu, gw beresin satu persatu, ngaku dosa dihadapan Tuhan. lagipula Hidup ini udah singkat jangan lagi dipersingkat karena persoalanmu. Ceila…

Habis nulis obrolan santai rada legaan sih, ketawa ketiwi sendirian kayak orang gokil, untung Sugi ama Dedi (teman satu rumah) ngak kedengeran. Kalo denger, bisa-bisa mereka pikir, gawat…si ko Yakub udah stress berat,  ampe ketawa ketiwi sendirian.

To be continued….

Tuesday, June 30, 2020

Chicken pox…O …Chicken Pox…part 1

Obrolan santai

Kebayang gak sih gaessz, umur 41 taun kena penyakit kudisan, cacar air?? kayaknya gak banget deh...apalagi kejadiannya saat lagi merantau di luar negri, inilah pengalaman gw 12 taun yg silam.. , sekedar berbagi. 

Singapore, Sabtu, 22 Nov 2008

Gw bangun seperti biasa jam 6.00 AM, doa bentar, lalu mandi, meski udah tahunan tinggal di Spore, kebiasaan mandi pagi hari jangan dihapus, maklum orang Spore, jarang mandi pagi, coba aja liat kalo pagi pagi di mrt, rata-rata orang pada kusut-kusut rambutnya serta bau iler, tapi tidak untuk diriku. 

Omaigad.....OmG...OmG...!!! (Betawi: ya olooo..ya..oloo...yoloo...) berkali kali gw nyebut...gw liat badan gw ada  bintik-bintik merah, bentol kayak digigit nyamuk, padahal di Singapore itu nyamuk boleh dibilang mahluk langka, bisa diitung sama jari. 

Gw liat diperut gw juga ada 3 bintik merah. Sakti banget nyamuk di Spore sehh, bisa nembus kaos gw, pikir gw. Kayak gak ada bagian yang lebih gampang digigit.

Tapi gw agak curiga, kok terasa gatel banget, obat paling mujarab gatel, ya digaruk, duh..asik banget…eiittt…tapi pikiran gw menerawang…jangan..jangan…?? omaigad..!! ya olooo…!!! jangan-jangan gw kena cacar air ?!!! 

alamak, masak sih…di usia senja gini kena cacar air, apa kata dunia….. ???  jujur gw panic saat itu...sambil harap-harap cemas...semoga bukan...

Seumur hidup gw belum pernah terjangkit penyakit gini, maklum system imun tubuh gw kebilang solid, bayangin aja, waktu gw masih bayi disusui  ASI ama dua ibu, mak gw ama tetangga mak gw (kalo mak gw lagi ke gereja), bahkan tuh mak tetangga, rela memilih nyusuin gw ketibang nyusuin anaknya. 

Gw inget-inget, waktu gw pulang dua minggu yg lalu, emang anak gw yang pertama, Joel kena cacar air, menurut hikayat, orang yang belum pernah kena cacar air ngak boleh interaksi langsung ama yang penderita cacar, pasti ketularan. Tapi ngeliat anak gw menderita kayaknya ngak tega, masak gw sebagai bapaknya, anak gw sakit, terus gw kasih jarak 1 meter kalo ngomong? Ya gw peluk, gw berikan kata-kata semangat, encouragement gitu…

Jadi selama satu minggu, gw tidur ama Joel, gw yang pakeein salep langsung ke cacarnya. Puji Gusti, Joel, udah sembuh dengan cepat, bangga juga gw sebagai bapaknya, karna gw datang, anak gw sembuh, cieee...!

Eh….sehari kemudian, anak kedua gw, Noni mulai ngerasa sumang, pening, dan kelihatan lesu, besoknya waktu mau dimandiin, ada bintik-bintik merah, noni kena cacar air !! alamak...satu baru kelar, eh kena satunya lagi...

Buruan gw pergi ke apotek, beli saleb Clovir + tabletnya juga. Cepet-cepet gw pakein ke bagian yang bintik-bintik merah itu.

Besoknya semakin banyak, dan mulai ada cairan bening didalam bintik itu, ya itu cacar air, kerjaannya mbak Suster Varicella ! Noni mulai gatal-gatal dan rasa nyeri. Kasihan banget ngeliat, sekaligus jijik melihat banyaknya bintik-bintik bening menyebar seluruh tubuh. Noni system imun tubuhnya lebih strong dari Joel, sehingga dalam waktu 5 hari sudah sembuh.  Akhirnya  setelah anak2 sembuh, gw balik ke Singapore, 14 Nov.

3 hari yang lalu (19 Nov), gw rasa persendian gw nyeri banget, badan rasanya pegel-pegel. Rasanya kalo rebahan di kasur, udah lupa kapan bangunnya, mager alias males gerak aja bawaannya. Sempet curiga juga, waktu gw raba kepala gw, kok ada kayak korengan, tapi ngak kepikiran tentang cacar air, padahal si Varicella zoster itu diam-diam sudah mendekam dalam diri gw, menunggu saatnya tiba untuk unjuk gigi… hihhyy….

Celakanya ini hari Sabtu, besok minggu (kemarin Jumat..ya iyalah..).. hari yang panjang bagi gw, harus cepetan ditangani nih. Gw harus ke dokter, tapi dokter mana ? langsung dalam pikiran gw, dr. Yap ! entah mengapa nama dokter itu muncul, mungkin karena sudah terpatri di alam bawah sadar, karena gw inget waktu gw sekolah 1994-1999, gw pernah pergi ke dokter Yap di dekat Holland village waktu mau check darah, keperluan sekolah. 

Dulu rumah gw dekat dari tempat prakteknya. Ya udah..sekarang gw ke dokter itu lagi aja, siapa tahu karena udah kenal, dapet diskon (cirri khas orang Indo bangett....)

Tanpa banyak basa-basi, dokter menyatakan bahwa gw positif sakit cacar air !! OmG…OmG…!! dosa apakah yang telah hambaMu lakukan ? gw kan ngak termasuk daftar cekal negara, gw ngak melakukan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), gw ngak…..gw…enggak………de el el. tapi ya...harus terima nasib...

Dokter memberikan resep obat yang harus diminum 5x sehari, dia kasih gw satu box, isi 70 tablet harus habis, + panadol + lotion untuk oles, obat anti alergi, banyak  banget dok…bisa buka apotik nieh… waktu gw mau bayar di kasir, gw kebat-kebit juga, sebab gw Cuma bawa uang 50 dollars + recehan, serta uang 5 dollar beberapa lembar. Mana cukup….tadinya gw pikir Cuma $15.00 (loe kira puskesmas....??).

Si Kasir bilang : $ 95 ! alamak…!! Uangnya ngak cukup…!! Gw korek-korek dompet, serta empat kantong celana gw rogoh semuanya, gw keluarin semuanya, eh…ternyata ada $ 97!! jadi masih sisa $ 2.00 !! gw itung-itung kalo kurs hari ini pas lagi tinggi Rp.8200 x 95 = 779.000 !! buzzettt…muahal bingittz ..!! padahal di Indo, gw beli tablet clovir itu Cuma Rp.4ribu/10 tablet. 

Tapi udahlah, memang kesehatan itu mahal prens, makanya kita kudu mensyukuri ama TYME atas rahmat dan kesehatan yang diberikan.

Dalam perjalanan pulang, gw piker-pikir lagi, gw ketularannya dimana ya? Ama anak gw yang pertama ? atau kedua? Atau dua-duanya ngehantam system imun tubuh gw? waktu gw cari ingpoh dari mbah gugel, memang di bilang penularan yang paling mungkin melalui letusan dari cairan cacar. Emang sih, waktu gw olesin salep ke Noni ama Joel, gw ngak pake glove, kan riskan banget ya, salah gw sendiri juga sehh... Mungkin dari situ, tapi kemungkinan kedua melalui benda-benda yang terkena lelehan dari cairan itu, bisa seprei, atau handuk, dll.

Tapi gw inget, waktu 3 hari pulang dari Indo, dubur gw rada-rada gatel, sampe di Singapore juga masih gatel, masak gw kremi-an sih..? Helloww... Ini abad 21 pemirsahhh... (istilah zaman now, apa yakk..?)

Sekarang gw tahu, miss Varicella Zoster datangnya darimana. Gw ama Joel make kamar mandi yang sama, kalo BAB (buang air besar) juga kita sama-sama “sit on the same throne”, nah mungkin waktu Joel sitting on the throne, cairan cacarnya yang ada dipahanya pecah dan meleleh. Sehingga waktu gw lakukan big business, sitting on my throne, gw kena langsung. pantesan, gw udah minum upixon alias obat cacing, gak sembuh-sembuh.

Sampe di rumah, gw langsung minum obat, sebenarnya gw ini fans beratnya Antimo, anti-minum-obat. Kalo lagi sakit sebisa mungkin gw gak konsumsi obat. Bagi gw tubuh udah punya system imun untuk melawan segala penyakit, jadi minum air yang banyak + istirahat, pasti sembuh. Maklum juga, gw  penganut aliran Pentakosta fanatic, yang melarang pemakaian obat-obatan. Tetapi penyebab lain juga, gw punya riwayat susah nelen obat. Dulu waktu gw kecil, udah berbagai cara dipake, tapi susah juga. Coba pake pisang biar ngak kerasa pahit, kata Mak gw. waktu Gw coba, emang sih ketelen, tapi pisangnya doank, obatnya tetap nyangkut. Pisangnya udah abis satu, tapi obatnya tetep nyangkut....xixixi..

Emang gw akui 3 hari ini gw kurang istirahat, tidur larut malam, menghadiri seminar, terus ada aja yang gw kerjakan, lagi rajin browsing,  mumpung di Singapore,surfing internet cepat, gratis lagi. Akhirnya system ketahanan gw jebol juga, gw kena cacar air!!

Belum ada reaksi dari obat yang gw minum, hanya gw ngantuk aja bawaannya. Malamnya gw rasa tubuh gw menggigil, gilaaa…dingin banget, gigi ampe bunyi catruk catruk, gw udah selimutan tetep menggigil, gw udah meringkuk kayak keong, tetap masih dingin. 

Rasanya Gw harus minum air hangat, pelan-pelan, gw pergi ke dapur, masak air, tubuh gw masih menggigil, belum mendidih airnya, gw ngak tahan lagi, cepet gw tuang ke gelas, lalu gw balik ke kamar, abis minum, badan agak hangat, mendingan. 

Transparent Washcloth Clipart - Fever Clipart, HD Png Download ...

Chicken pox…O… Chicken pox… Satu kali aja cukup lah yawww... 

Minggu, 23 Nov 2008

Jam 5.30 AM gw cepet bangun karna mau ke gereja yang pagi hari jam 8.30 AM, gw liat tidak ada perkembangan, baik positif maupun negative. Syukurlah, sebab kalau sampai meluas ke muka, walaaaww…gimana nanti di gereja ?? mana gw harus khotbah 3x lagi, di BIF, Ibadah raya oikos, ama di Youth.

Gw doa, jangan sampe tuh, si Varicella jelajah kena domba-domba, maklum, domba-domba di Oikos banyak yang imut-imut en innocent, gw takut si Varicella ini ngiler ngeliat mereka. Gw ngak bisa salamin jemaat, karena gw jaga jarak, agar jangan sampe mereka kesentuh ama gw, konon (supaya lebih seram) katanya kena hawa nafasnya aja bisa ketularan…..hihhyyy….

Gw beritahu jemaat tentang penyakit kudisan ini, jemaat meresponinya, selesai khotbah. Bro Ganda ajak jemaat untuk doain gw. hiks..hiks…hiks… gw terharu sekali. Satu hari selesai, sorenya gw istirahat sambil makan sup wantan alias pangsit. 

to be continued....